Copa America 2015 diakui oleh pelatih Timnas Uruguay, Oscar Tabarez, banyak memberikan kejutan. Kemenangan tipis timnya di partai pertama penyisihan grup B kontra Jamaika menjadi salah satu buktinya.
Pada laga berikutnya Los Cafeteros –julukan Uruguay– akan berhadapan dengan Argentina pada Kamis 17 Juni 2015. Pelatih berusia 68 tahun itu mengatakan akan ada pertandingan sengit, dan timnya harus memperbaiki penampilan dari laga perdana jika ingin melaju ke babak perempatfinal.
Sebagai catatan, dalam papan klasemen sementara, Uruguay masih berada di urutan pertama dengan mengantongi tiga poin. Sedangkan Argentina berada di urutan dua dengan meraih satu poin, hasil imbang dari Paraguay.
"Pertandingan antara Uruguay dan Argentina akan penuh makna. Kami akan bersaing dalam intensitas, kecepatan dan akan memaksimalkan pemain depan. Meskipun kami kehilangan salah satu pemain depan kami yang sangat baik (Luis Suarez)," kata Tabarez, seperti diberitakan Goal, Selasa (16/5/2015).
"Kami harus bermain lebih baik dibanding saat melawan Jamaika. Kami harus tahu situasi saat menghadapi Argentina, karena itu adalah pertandingan yang berbeda. Fakta berbicara jika kami memiliki kemungkinan kecil untuk menang. Tapi saya berharap ada keajaiban," terangnya.
Melihat berbagai kejutan di Copa America 2015, Tabarez sempat memberikan candaan jika dia ingin beralih profesi menjadi atlet tenis meja.
"Sebelum pertandingan, saya mengira Ekuador adalah tim kuat, tapi mereka kalah dari Bolivia. Jadi mungkin jika kalah lagi, saya akan bermain tenis meja saja," tutupnya sambil bercanda.
Posted By :

No comments:
Post a Comment