Sunday, August 31, 2014

Hubungan RI-Kazakhstan Meningkat Tajam

Di sela-sela forum UNAOC di Bali, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Kazakhstan Erlan Idrissov.

Sesaat setelah pertemuan Marty mengatakan, hubungan bilateral kedua negara ada di titik paling tinggi beberapa tahun belakangan. Tidak hanya itu, relasi ini terus bergerak ke arah positif.


"Hubungan antara Indonesia dengan Kazakhstan ada peningkatan yang sangat tajam dibandingkan situasi terdahulu," sebut Marty di Nusa Dua, Sabtu (30/8/2014).

"Pada 2012, Presiden Kazakhstan berkunjung ke Indonesia, dan bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri berkunjung ke Kazakhstan pada 2013," sambung Marty.

Dalam pertemuannya dengan Idrissov, Marty menandatangani empat perjanjian antar pemerintah. Tidak hanya perjanjian antar pemerintah, turut pula disetujui 14 kerjasama antar private sector.

"lima perjanjian antar pemerintah dan 14 perjanjian antar swasta. kita harus pastikan tindak lanjutnya," pungkas Marty.

posted by,

bit.ly/12oy4L

Temui Kazakhstan, Marty Bahas Krisis Ukraina

Kondisi keamanan yang masih tidak menentu di Ukraina menjadi salah satu hal yang disoroti oleh Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Menlu Kazakhstan Erlan Idrissov. Marty dan Idrossov bertemu di Bali disela-sela pertemuan UNAOC.

"Kita juga membahas perkembangan di kawasan khususnya ukraina karena tentu kazakhstan negara yang sangat berkepentingan dan memliki pandangan yang saya kira sangat penting untuk kita ketahui," sebut Marty di Nusa Dua, Sabtu (30/8/2014).


"Beliau menyampaikan intinya bahwa apa yang terjadi di ukraina ini merupakan bagian dari semacam teotenic shift, pergeseran yang sifatnya sangat mendasar dalam hubungan geoplitk negara-negara besar," tambah dia.

Menurut Marty, apa yang terjadi di Ukraina memang menunjukan adanya persaingan negara-negara besar. Hal ini pun seharusnya tidak terjadi.

Diyakininya, krisis Ukraina bisa diselesaikan dengan belajar dari negara-negara di Asia Tenggara dan Tengah mengenai bagaimana menyelesaikan masalahnya. 

Selain masalah Ukraina Marty dan Idrissov berhasil mendatangani lima persetujuan antar negara. Tidak hanya antar pemerintah, belasan persetujuan antar private sektor juga berhasil dicapai.

posted by,

bit.ly/12oy4L

Perwakilan Tinggi PBB Terpesona Suasana di Bali

Perwakilan Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Alianasi Peradaban (UNAOC), Nassir Abdulaziz Al-Nasser mengaku sangat puas atas terselenggaranya UNAOC di Bali. UNAOC di adakan di Pulau Dewata, 29-30 Agustus.

Peryataan Nasser disampaikan setelah menutup acara UNAOC. Menurutnya, banyak pelajaran yang bisa diambil dalam forum ini.

"Saya kira tempat ini menginspirasi kita semua dan kita dapat datang bersama dengan pemahaman sama dan konsensus yang hebat," sebut Nasser, kepada awak media di Bali, Sabtu (30/8/2014).


Nasser pun tidak segan-segan memuji Indonesia sebagai tuan rumah. Diyakini Nasser, Indonesia merupakan tempat yang paling tepat untuk menyeleggarakan UNAOC.

"Ya, tidak diragukan lagi. Indonesia telah menciptakan "atmosfer" positif bagi kita semua untuk bekerja dalam harmonis untuk datang bersama meskipun sekali waktu tidak mudah untuk menciptakan konsensus," tambah Nasser.

Penutupan UNAOC menghasilkan Deklarasi Bali. Deklarasi Bali adalah persetujuan untuk mengaplikasikan hasil pertemuan UNAOC.

Seperti diinformasikan, UNAOC merupakan forum untuk membicarakan peradaban, kebudayaan, pluralisme dan toleransni yang ada di dunia.

Bali sendiri menjadi tuan rumah UNOAC yang keenam. Forum tersebut menjadi sangat spesial ketika dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekjen PBB, Ban Ki-Moon. 

posted by,

bit.ly/12oy4L

Dunia Akan Terinspirasi Pertemuan di Bali

Kesuksesan Bali menjadi tuan rumah forum internasioanal UNAOC sangat membekas bagi perwakilan tinggi PBB untuk UNAOC Nassir Abdulaziz Al-Nasser. Dia mengaku negara lain akan terinspirasi dengan kesuksesan ini.

Saking terpesonannya dengan penyelenggaraan UNAOC kali ini, Nasser meyakini keadaan dunia masa depan akan lebih baik. Hal tersebut dapat terwujud karena terinspirasi pertemuan UNAOC di Bali.


"Ini akan menjadi panduan bagi kita di masa depan untuk bekerja bersama dan tema pertemuan ini di bali," sebut Nasser di Nusa Dua Sabtu (30/8/2014).

"Penyelenggaraa ini adalah sebuah kesuksesan besar dan kami sangat menantikan untuk bekerja mempromosikan perdamaian, keamanan dan stabilitas untuk umat manusia," tambah Nasser.

Selain ini, Nasser juga memuji tema UNAOC di Bali. UNAOC keenam tersebut mengambil tema persatuan dalam perbedaan yang didasari oleh semboyan negara Indonesia Bhineka Tunggal Ika.

"Persatuan dalam perbedaan saya kira sangat menarik kita akan terinspirasi oleh tema itu dan suasananya yang sangat sehat dan mendorong untuk mencari dunia lebih baik," tukas Nasser.

posted by,

bit.ly/12oy4L

Silva Akan Unggul di Pemilu Brasil

Langkah aktivis lingkungan Marina Silva untuk menjadi Presiden Brasil kemungkinan akan terwujud. Perusahaan jajak pendapat Datafolha mengatakan Silva akan memimpin sejauh 10 persen, dalam Pemilihan Umum (Pemilu) tahun ini.

Itu adalah jajak pendapat ketiga dalam waktu kurang dari sepekan. Pemilu Brasil sendiri akan berlangsung pada 5 Oktober. Menurut hasil jejak pendapat, Calon Presiden Silva akan mengalahkan Presiden Dilma Rousseff dalam pemilihan kali ini.


Tokoh anti kemapaman bertekad untuk mengakhiri kekuasaan Partai Buruh yang sudah berlangsung selama 12 tahun di Brasil. Pemungutan suara akan dijaga ketat oleh investor. Masyarakat berharap pemerintahan baru dapat mengeluarkan kebijakan yang lebih baik.

Dalam jejak pendapat yang dilakukan oleh Datafolha, Capres Silva akan mendapatkan 34 persen dukungan. Suara itu lebih banyak 21 persen dari jejak pendapat yang dilakukan sebelum Silva menyatakan maju sebagai Capres Brasil. Kini, jumlah dukungannya sudah sama dengan Rousseff.

Jika perebutan kursi presiden berlanjut ke ronde kedua pada 26 Oktober, Silva ditenggarai akan memenangkan 50 persen suara. Sedangkan Rousseff hanya mendapatkan 40 persen. Artinya, jarak kemenangan menjadi 10 persen.

Capres ketiga, Aecio Neves mengalami penurunan dukungan 15 persen dari 20 persen dalam jajak pendapat sebelumnya pada 18 Agustus. Demikian sebagaimana diberitakan Reuters,

posted by,

bit.ly/12oy4L